Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Selamat Datang di BLOG Scout SMA Islam Watulimo
Motto Gerakan Pramuka
Satyaku Ku Dharmakan, Dharmaku Ku Bhaktikan
Motto Gerakan Pramuka
Satyaku Ku Darmakan Darmaku Ku Baktikan.
Motivasi
Orang yang selalu Beralasan selamanya tidak akan menemui Kemajuan pada Dirinya.
Inspirasiku
Hidup di dunia ini hanya sekali, dan tidak akan terulang kembali, jadikan gunakan waktu hidupmu untuk sesuatu yang bermanfaat buat diri sendiri dan orang lain.
Kontak Kami
SMA Islam Watulimo - Jl. Raya Pantai Prigi Gg. Masjid Jami Slawe - Kecamatan Watulimo - Kabupaten Trenggalek Kode Pos 66382.
Tampilkan postingan dengan label Tekpram. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tekpram. Tampilkan semua postingan
Minggu, 21 Februari 2016
SANDI MORSE
Morse dapat dapat dilakukan dengan :
1. Suara / Bunyi : missal dengan peluit, terompet dsb
2. Sinar / Nyala : missal dengan senter, lampu, api dsb
3. Gerak : missal bendera, asap, lambaian tangan dsb
4. Tulisan : missal dengan sandi, kode dsb
5. Denyut Listrik : missal pada kabel telegraph
Huruf Morse
Untuk mempermudah menghafalkan, penulis menyusunnya dalam kelompok-kelompok tertentu.
Huruf yang terdiri dari titik (.) saja, yaitu :
E = . I = .. S = … H = ….
Huruf yang terdiri dari garis (- ) saja, yaitu :
T = - M = -- O = --- KH = ----
Huruf yang berlawanan, terdiri atas :
A = .- berlawanan dengan N = -.
U = ..- berlawanan dengan D = -..
V = …- berlawanan dengan B = -…
W= .-- berlawanan dengan G = --.
P = .--. berlawanan dengan X = -..-
R = .-. berlawanan dengan K = -.-
Huruf yang berbalikkan, terdiri dari :
Y = -.-- dengan Q = --.-
L = .-.. dengan F = ..-.
Huruf yang tidak ada lawannya, adalah :
J = .--- C = -.-. Z = --..
Selain huruf Morse ada juga angka Morse, yaitu
Lagu Morse :
Singkatan Huruf Morse :
Ditulis Oleh : Kak Myanto Mahardika
Jumat, 12 Februari 2016
KIM
KIM
Kim adalah suatu jenis permainan yang ditemukan oleh Baden Powell yang diambil dari sebuah ceritanya dari buku Scouting For Boys. Tentang seorang anak laki-laki cerdas bernama Kimball O’Hara, anak anak seorang sersan dari Resiman Irlandia yang ditugaskandi India. Orang tua Kim (panggilan namanya) meninggal ketika Kim masih sangat kecil. Kemudian Kim tinggal bersama salah seorang bibinya.
Bentuk permainan Kim :
1. Kim Lihat :
a. Melihat beberapa benda sesaat, kemudian mencoba mengingatnya kembali.
b. Membedakan warna-warna.
c. Mengingat beberapa macam benda/ barang yang hampir sama dan sebagainya.
2. Kim Cium :
a. Bumbu-bumbu
b. Wewangian
c. Bunga-bunga
d. Buah-buahan.
e. Obat-obatan dsb
3. Kim Raba :
a. Meraba / memegang berbagai benda dan mencoba mengingat dan menyebutkan apa nama yang dipegangnya itu
b. Benda-benda tersebut dapat dimasukan ke dalam kantung tertutup atau mata kita yang ditutup dengan kain.
4. Kim Rasa :
Hampir sama dengan kim cium, hanya lidah yang lebih berperan merasakan manis, asam, pahit, dari
berbagai buah-buahan atau bumbu-bumbu.
5. Kim Dengar :
a. Mendengarkan berbagai bunyi-bunyian
b. Membedakan berbagai suara alat music
c. Membedakan beberapa peristiwa /kegiatan dari suara yang didengarnya. Seperti :
1. Suara kayu digergaji
2. Suara pintu dibuka atau tertutup
3. Suara orang berjalan
6. Kim Kombinasi :
Gabungan dari berbagai macam kim di atas, semakin cerdas seseorang , semakin baik kemampuan
panca inderanya. Jika ingin cerdas, banyak-banyak berlatih dan belajar.
Minggu, 07 Februari 2016
Semaphore
03.00.00
Tekpram
Semaphore adalah salah cara mengirim dan menerima informasi jarak jauh menggunakan kombinasi posisike dua tangan. Agar mudah dilihat, kedua tangan memegang suatu benda yang mencolok, seperti tongkat, dayung, bendera, atau lainnya. Yang paling sering digunakan saat ini memegang bendera semaphore berbentuk persegi dengan ukuran 45 cm x 45 cm. Bendera tersebut disusun dari 2 buah segitiga siku-siku dengan warna merah dan kuning. Warna merah selalu berada dekat dengan tangkai bendera. Tetapi, penggunaan warna yang lain diperbolehkan, yang penting tujuannya agar mudah dilihat dari jarak jauh.
Sejarah Semaphore
Sejak abad ke-19 sistem pengiriman berita menggunakan bendera semaphore diterapkan dalam Perang Sipil di Amerika Serikat. Namun waktu itu pengirim hanya menggunakan satu bendera dan satu warna saja. Pengirim berdiri di atas meara yang tingginya 2-3 meter agar mudah dilihat penerima berita.
Hingga era modern saat ini, semaphore masih digunakan oleh barbagai pihak, termasuk Pramuka di Indonesia. Semaphore merupakan salah satu bagian dari Teknik Kepramukaan yang diajarkan mulai dari golongan Penggalang (ada juga yang mengajarkan sejak Siaga).
Skema Huruf dan Angka
Kode dengan bendera semaphore ini sudah menjadi standard baku di seluruh dunia.
Posisi pengirim pada skema di atas adalah menghadap ke penerima/ pembaca. Jadi, misalnya pada huruf A, salah satu bendera berada di bawah dan bendera yang lain berada di samping kanan pengirim. Tidak masalah tangan kiri atau kanan yang di posisi manapun, karena yang dilihat adalah letak benderanya (ujung tangan), bukan tangan yang memegang.
Angkatan Laut Jepang, mengembangkan sistem semaphore menyesuaikan dengan huruf mereka. Karena huruf jepang mewakili suku kata, maka tidak cocok jika menggunakan semaphore dengan sistem alphabet seperti di atas.
Posted by : Kak Myanto Mahardika
MAPPING / PEMETAAN
Peta Pita (Ribbon Map)
Cara membuat Laporan Peta Pita :
Pada halaman pertama kertas laporan, cantumkan :
1. Kepada siapa laporan ditujukan
2. Siapa yang membuat laporan (identitas yang lengkap)
3. Keterangan / data laporan seperti tanggal pembuatan,cuaca dan sebagainya.
Pada halaman berikutnya, dibuat peta-pita dengan :
1. Halaman menjadi 7 ruang / kolom, untuk :
a. Nomor
b. Waktu Perjalanan
c. Laporan Perjalanan (ditulis dari bawah)
d. Jarak yang ditempuh (dalam m)
e. Arah (jurusan 3 angka / kompas)
f. Gambar peta-pita(untuk bagian sisi kanan dan kiri jalan)
g. Menulis keterangan-keterangan.
2. Menulis laporan dibuat dari bawah ke atas
3. Setiap berbelok, kita membuat garis pembatas sebagai tanda kita berubah / berganti arah.
4. Gambar-gambar (tanda-tanda medan) diambil dari tanda-tanda peta Topografi
5. Jika ada hal-hal penting/ bangunan bersejarah yang menarik kita dapat menggambarnya di dalam kertas khusus/ halaman lain.
6. Menghitung jarak dapat menggunakan tongkat atau langkah kaki atau taksiran kita.
Peta Lokasi
Peta lokasi adalah peta yang menunjukan lokasi / letak suatu daerah / medan / bangunan dan lain-lainnya. Peta tersebut harus dibuat sedemikian rupa,sehingga yang terletak di atas adalah arah yang biasanya ditetapkan dengan tanda panah (menunjuk arah utara)
Peta Perjalanan
Peta perjalanan hampir sama dengan peta pita, tetapi dibuat dalam bentuk yang lain. Pengerjaannya dan cara-caranya tidak jauh berbeda dengan cara-cara pengerjaan laporan peta pita.
Keterangan :
1. Jarak pada perjalanan diskalakan.
2. Titik sasaran harus ditetapkan sebelum bergerak
3. Mulailah membuat peta perjalanan di tengah kertas, dan tandailah tempat permulaan dengan huruf A.kemudian ke tempat kedua B, dst.
4. Hitung (taksir) jarak yang ditempuh dan rubahlahke dalam skala.
5. Cantumkan tanda-tanda peta topografi.
6. Arah utara selalu di atas.
Ditulis Oleh : Kak Myanto Mahardika
Sabtu, 06 Februari 2016
Jenis, Bagian dan Fungsi Kompas
23.30.00
Tekpram
Artikel jenis, bagian, dan fungsi kompas ini menjelaskan tentang jenis-jenis kompas, bagian-bagian kompas, dan fungsi kompas. Materi mengenai kompas ini menjadi salah satu scouting skill (teknik kepramukaan) yang sangat diperlukan di kepramukaan. Bagi anggota Gerakan Pramuka, pengenalan dan penguasaan terhadap kompas menjadi penting dalam berbagai kegiatan lapangan.
Kompas bidik memiliki bagian-bagian sebagai berikut:
karena itu tidak mengherankan jika kemudian tentang jenis-jenis kompas,bagian-bagian kompas, dan fungsi kompas serta cara menggunakan kompas tertera sebagai syarat kecakapan di berbagai jenjang SKU Pramuka. Baik pada SKU Siaga, SKU Penggalang, maupun SKU Penegak.
Dalam SKU Pramuka Siaga Tata, syarat ke-22 Jamnas X tahun 2016: Salah Satu Agenda Penting yang akan Dibahas pada Rakernas Gerakan Pramuka tahun 2016 di Jakarta
Rapat persiapan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Gerakan Pramuka tahun 2016 dipimpin oleh Kak Rafli Effendy ( Sesjen Kwarnas) dilaksanakan hari selasa (9/2) pukul 13.00 wib di kantor Kwarnas Gambir, Jakarta.
Hadir dalam rapat ini pimpinan Kwarnas antara lain Kak Susi Yuliati ( Waka Kwarnas Bid. Binawasa), Kak Abdul Shobur (Waka Kwarnas Bid. Lingkungan Hidup), Kak Editha Rahaded ( Waka Kwarnas Bid. Binamuda), dan Kak Fahmi Assegaf (Waka Kwarnas Bid. BUMGP) serta seluruh panitia Rakernas Gerakan Pramuka tahun 2016.
Selain membahas program Kerja tahun 2016 dan rancangan program kerja 2017. Agenda penting yang akan dibahas pada rakernas tahun ini adalah pemantapan pelaksanaan Jambore Nasional (Jamnas) X tahun 2016 yang akan dilaksanakan pada tanggal 14-21 Agustus 2016 di Bumi perkemahan Pramuka Cibubur, Jakarta
[Humas Kwarnas]disebutkan bahawa : "dapat menunjuk 8 macam arah mata angin dengan menggunakan kompas". Dalam SKU Pramuka Penggalang materi tentang kompas tertera sebagai syarat untuk :
- SKU Penggalang Ramu, syarat ke-24 yang berbunyi : Dapat menjelaskan kompas, menaksir tinggi dan lebar, dengan pencapaian, antara lain :
- Dapat menyebut 16 arah mata angin dan besaran derajatnya dengan kompas
- Tahu dan dapat menyebut jenis-jenis kompas
- Dapat menjelaskan alasan jarum magnet kompas selalu ke arah Utara
- Dapat menunjukkan arah mata angin tanpa menggunakan kompas
- SKU Penggalang Rakit, syarat ke-24 yang berbunyi : Dapat menggunakan kompas dan membuat Peta Pita, manaksir kecepatan arus dan kedalaman, dengan pencapaian antara lain:
- Dapat menunjukkan 16 arah mata angin dengan menggunakan kompas
- Dapat membuat peta pita dengan bantuan kompas
Juga dalan SKU Penegak Bantara, syarat ke-13 yang berbunyi : Dapat menggunakan jam, kompas, tanda jejak dan tanda-tanda alam lainnya dalam pengembaraan, dengan pencapaian, antara lain: Menjelaskan bagian-bagian dari kompas, azimuth dan back azimuth, resection dan intersection.
Terlihat pentingnya scouting skill atau teknik kepramukaan pengenalan dan penguasaan kompas bagi pramuka hingga materinya perlu diulang dalam berbagai tingkatan SKU.
Mengenal Pengertian dan Fungsi Kompas
Kompas adalah alat navigasi untuk menetapkan arah mata angin. Prinsip kerjanya berupa panah penunjuk magnetis yang memberikan rujukan arah tertentu yang menyelaraskan dengan medan magnet bumi secara akurat. Fungsi utama kompas adalah untuk menentukan atau mengetahui arah dan besaran derajat suatu arah. Juga untuk mengetahui lokasi suatu medan berdasarkan peta.Jenis-Jenis Kompas
Kompas dibedakan menjadi dua jenis yaitu kompas analog dan kompas digital.- Kompas AnalogKompas analog adalah kompas yang umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk oleh para anggota pramuka. Penggunaan kompas analog secara manual, yaitu dengan menyelaraskan jarus kompas yang terdapat di dalamnya. Kompas analog terdiri atas beberapa jenis, seperti:
- Kompas LensaKompas lensa merupakan kompas yang dilengkapi dengan lensa biconcave yang berfungsi untuk mempermudah dalam pembacaannya. Umumnya kompas lensa berbentuk sederhana, ringan, dan harganya lebih murah. Namun validitas pengukuran besarnya sudut kompas kurang akurat.
- Kompas Bidik (Kompas Prisma)Kompas bidik atau disebut juga sebagai kompas prisma adalah kompas yang berfungsi sebagai pembidik besar derajat pada sebuah medan (bentang alam sebenarnya) untuk diproyeksikan dalam peta. Jenis kompas ini yang sering digunakan dalam kegiatan-kegiatan alam termasuk dalam kepramukaan.
- Kompas Orientering (Kompas Silva)Kompas orientaring atau kompas silva adalah kompas yang digunakan dalam orientasi (penghitungan dan pembacaan peta secara langsung), Kompas ini umumnya memiliki badan (wadah) transparan memudahkan pembacaan terhadap peta yang ditaruh di bawahnya.
- Kompas DigitalKompas digital adalah kompas yang bekerja secara digital. Jenis ini biasanya disertakan sebagai sistem navigasi dalam dunia robotika atau dalam gadget-gadget elektronik.
Bagian-bagian Kompas
Bagian-bagian kompas yang akan kita pelajari kali ini adalah bagian-bagian pada kompas bidik atau kompas prisma karena kompas jenis inilah yang paling sering digunakan dalam kegiatan-kegiatan kepramukaan.
Kompas bidik memiliki bagian-bagian sebagai berikut:
- Dial (permukaan tempat angka dan huruf). Pada dial terdapat satuan derajat mulai dari 0° 360° dan huruf: N (north ), E (east) W, (west), S (south).
- Tutup dial dengan dua garis bersudut 45° (dapat di putar)
- Visir (lubang dengan kawat halus pembidik sasaran)
- Kaca pembesar (untuk melihat derajat kompas)
- Jarum penunjuk (selalu menunjuk utara magnet)
- Alat penggantung (tempat ibu jari untuk menopang kompas saat membidik).
Cara Menggunakan Kompas Bidik
Cara menggunakan kompas bidik secara lebih detail akan dibahas dalam artikel tersendiri. Secara singkat dan sederhana, cara mengguakan kompas bidik adalah sebagai berikut:- Letakkan Kompas di atas permukaan yang datar, setelah jarum Kompas tidak bergerak maka jarum tersebut menunjuk arah utara magnet.
- Bidik sasaran dengan menggunakan visir, melalui celah pada kaca pembesar, setelah itu miringkan kaca pembesar kira-kira bersudut 50° dengan kaca dial.
- Apabila visir diragukan karena kurang jelas terlihat dari kaca pembesar, luruskan garis yang terdapat pada tutup dial ke arah visir, searah dengan sasaran bidik agar mudah terlihat melalui kaca pembesar.
- Apabila sasaran bidik 30° maka bidiklah ke arah 30°. Sebelum menuju sasaran, tetapkan terlebih dahulu titik sasaran sepanjang jalur 30°. Carilah sebuah benda yang menonjol/tinggi diantara benda lain disekitarnya, sebab route ke 30° tidak selalu datar atau kering, kadang-kadang berbencah-bencah. Ditempat itu kita melambung (keluar dari route) dengan tidak kehilangan jalur menuju 30°.
- Sebelum bergerak ke arah sasaran bidik, perlu ditetapkan terlebih dahulu Sasaran Balik (Back Azimuth atau Back Reading) agar kita dapat kembali kepangkalan apabila tersesat dalam perialanan. Menentukan sasaran balik dengan rumus:
- Apabila sasaran kurang dari 180° = ditambah 180°. Contoh: 30° sasaran baliknya adalah 30° + 180° = 210°.
- Apabila sasaran lebih dari 1800 = dikurang 180°. Contoh: 240° sasaran baliknya adalah 240° - 180° = 60°
Itulah berbagai hal terkait dengan jenis-jenis kompas, bagian-bagian kompas, fungsi kompas, dan cara menggunakan kompas. Semoga artikel tentang jenis, bagian, dan fungsi kompas ini bisa membantu para pramuka dalam mengenal dan menggunakan kompas sehingga akan mempermudah dalam berbagai teknik kepramukaan atau scouting skill.
Sumber : Pramuka Ria
Macam-macam Pionering
23.30.00
Tekpram
Setelah kemarin saya postingkan tentang PIONERING dan Macam SimpulTali Temali Serta Kegunaanya Dalam Pamuka
Berikut Ini akan saya postingkan tentang MACAM - MACAM PIONERING antara lain:


Pintu Counter Balance
Contoh layout kawasan dapur
Gejek pinggang mangkuk dan bekas air
Lander kering bertutup
Contoh pintu gerbang yang ringkas
Gejek pinggang, mangkuk dll
Penyangkut baju
Membuat usungan dengan dengan baju 1
Tempat kasut bertingkat
nstant Pionering
Papan kenyataan 2
Membina penyokong jambatan
Contoh Sistem pancang 3-2-1-yang digunakan b
Tempat membasuh
Pintu counter balance (Menggunakan tali)
Dapor putar
Penyejat pinggang dll
Jambatan
Penyangkut baju 3
Penyidai 2
Dapur dua tongkol
Penyidai 3
Memanjat tembok 2
jambatan setelah penyokong dan lantai dipasang
Perahu layar deperbuat daripada tong minyak














































































